mobile menu
Logo Sumber Ayu Mobile
mobile menu  
HOME ARTIKEL VIDEO GALERI PRODUK KONTAK

5 Ciri Keluarga Harmonis yang Wajib Anda Ketahui

Diterbitkan pada 09 Desember 2017
Pernikahan merupakan salah satu fase kehidupan yang dalam prosesnya akan terus mengalami perkembangan. Hubungan Anda dan suami tidak akan selalu berjalan mudah. Konflik wajar terjadi selama hal tersebut bermanfaat sebagai sarana untuk memahami pola pikir pasangan. Dengan kata lain, jika Anda dan suami pernah mengalami konflik, bukan berarti pernikahan Anda tidak harmonis. Coba perhatikan dulu beberapa ciri keluarga harmonis yang mungkin belum Anda sadari berikut ini.

Kehangatan yang Spontan
Salah satu dari ciri-ciri keluarga harmonis dan sejahtera adalah adanya kehangatan yang terasa di antara para anggota keluarga. Kehangatan tersebut pun muncul bukan karena dipaksa, melainkan secara spontan dan alami. Hal ini hanya dapat terjadi apabila Anda dan suami memiliki rasa sayang yang besar terhadap satu sama lain.
Biasanya, kehangatan ini bisa terlihat dari perilaku atau kebiasaan sehari-hari di antara pasangan. Misalnya, saat suami pulang kerja, Sahabat Ayu secara refleks langsung membantu membawakan tas kerja yang ditenteng suami. Atau ketika Anda terlihat sedang lelah, suami akan langsung memijat kaki atau leher Anda tanpa disuruh. Hal-hal kecil seperti inilah yang membuat kehangatan dan harmoni di dalam pernikahan tetap terjaga.

Berargumen Secara Sehat dan Wajar
Pernah beradu argumen karena beda pendapat dengan suami? Hal tersebut sangat wajar terjadi dalam sebuah hubungan. Namun, yang perlu Anda perhatikan adalah jika argumen tersebut terjadi terlalu sering atau bahkan hampir setiap hari. Pasalnya, salah satu ciri keluarga harmonis adalah berusaha untuk menghindari argumen atau perdebatan yang alot.
Saat berargumen pun, perhatikan bagaimana Anda dan suami saling bertukar pendapat. Apabila Anda dan suami cenderung emosi dan argumen tersebut sering kali menimbulkan sakit hati, Anda perlu mulai waspada. Namun, jika argumen berlangsung secara sehat, di mana Anda dan suami bisa bertukar pikiran tanpa emosi, tandanya Anda memiliki rumah tangga yang harmonis.

Membantu Satu Sama Lain
Dari 5 ciri keluarga harmonis yang dibahas dalam artikel ini, mungkin ciri satu inilah yang paling penting untuk diperhatikan. Keluarga yang harmonis akan menjadikan kepentingan keluarga sebagai prioritas utama mereka. Artinya, seluruh anggota keluarga yang terlibat tidak akan segan untuk membantu satu sama lain, bahkan tanpa harus diminta terlebih dulu.
Contohnya, Anda sedang membereskan meja makan setelah makan malam di rumah berdua dengan suami. Melihat hal tersebut, tanpa diminta suami akan langsung membantu Anda membereskan meja dan menyuci piring. Sebaliknya, saat suami bercerita tentang masalah yang sedang dihadapinya, Anda juga akan membantu untuk memecahkan masalah tersebut sebisa mungkin. Jika ini memang sudah Anda dan suami lakukan di rumah, tandanya Anda memiliki keluarga yang bahagia.

Tidak Merasakan Adanya Tekanan
Di era digital seperti sekarang, mudah bagi kita untuk membanding-bandingkan diri dengan orang lain di media sosial. Rasanya kehidupan keluarga lain di media sosial terlihat begitu “wah” sehingga tanpa sadar membuat Anda minder dan mempertanyakan banyak hal: mengapa keluarga saya tidak bisa seperti mereka? Mengapa suami saya begitu? Mengapa kondisi kami begini?
Namun, hal ini tak akan terjadi apabila Anda memiliki keluarga yang harmonis dan bahagia. Anda sudah merasa cukup dan bersyukur dengan kondisi Anda dan suami sekarang. Hal-hal yang Anda lihat di media sosial tidak akan menjadi tekanan tersendiri yang harus diperhatikan. 

Ketenangan, Tak Mudah Terprovokasi
Saat konflik terjadi, sangat mudah bagi pasangan untuk merasa terprovokasi sehingga konflik pun akan semakin parah. Namun, jika merujuk pada ciri keluarga harmonis dalam Islam, hal tersebut tidak akan terjadi apabila Anda dan pasangan memiliki kondisi yang tenang.
Ketenangan tersebut didapatkan dari rasa saling percaya, menghargai, dan menghormati. Jadi, ketika konflik terjadi, yang muncul bukanlah perasaan terprovokasi, melainkan inisiatif untuk saling mengingatkan apabila ada salah satu pihak yang melakukan kesalahan.
 
Dari kelima ciri keluarga harmonis di atas, kira-kira mana yang sudah Anda temukan dalam keluarga Anda dan suami? Semoga Anda dan suami bisa terus menjalin keluarga yang harmonis dan bahagia!
 
© SUMBERAYU 2017 | All Rights Reserved.
socmedFb socMedTw socMedInsta socMedYt
© SUMBERAYU 2017 | All Rights Reserved.
socmedFb socMedTw socMedInsta socMedYt